Pengembangan Strategi Promosi Penanaman Modal Dalam Meningkatkan Investasi Di Daerah

Pengembangan Strategi Promosi Penanaman Modal Dalam Meningkatkan Investasi Di Daerah
 
Kepala DPMPTSP Kaltim Puguh Harjanto didampingi Kabid Promosi Noer Adenany menghadiri kegiatan rapat koordinasi promosi investasi daerah, di Nusa Dua, Bali. Kegiatan tersebut dihelat oleh Kementrian Investasi pada hari kamis 11 november 2021, dibuka langsung oleh staf ahli makro ekonomi Menteri Investasi, Dr. Indra Darmawan, MSc.
 
Persaingan antar daerah yang semakin tinggi menyebabkan pentingnya promosi dalam meningkatkan investasi. Wilayah Kalimantan Timur yang tersebar luas mengakibatkan perlunya sarana yang tepat dalam memperkenalkan Kalimantan Timur. Bahwa keadaan ekonomi sudah pulih sehingga investasi perlu didorong agar kembali tumbuh sehingga perlu strategi promosi investasi yang efektif mendorong investasi. Investasi Project Ready to Offer adalah tuntutan utama untuk dapat dilaksanakannya promosi investasi. Sehingga perlu identifikasi proyek sebagai proyek yang sesuai antara lain identifikasi bidang usaha, legalitas clean and clear lahan, manfaat ekonomi, ketersediaan teknologi pasokan bahan baku dan SDM, dampak lingkungan, kesesuaian dengan peraturan, kebutuhan dukungan Pemerintah Daerah dan masalah pokok yang bisa menghambat serta posisi peran dan tanggungjawab para pemangku.
 
Terkait investasi pada tahun 2022, DPMPTSP Kaltim fokus mengawal sektor unggulan dan sektor strategis, yakni pariwisata & pertanian, selaras dengan strategi pemerintah pusat. Sedangkan untuk sektor unggulan fokus pada minyak dan gas, CPO, batubara kearah smelter.
 
“Sangat berharap selain dukungan pusat, juga OPD Pemprov,Kab/Kota, semoga bisa lebih maksimal” Ujar Puguh Harjanto
Hadir sebagai narasumber Direktur Pengembangan Promosi Ricky Kusmayadi, Direktorat Fasilitasi Promosi Daerah Gatot Subyargo Wijayadi, Kasubdit Sektor Tersier Direktorat Deregulasi Penanaman Modal Rizky Novihamzah, Direktur Fasilitasi Promosi Daerah Saribua Siahaan.
 
DPMPTSP Kaltim
“Maju dan Inovatif”