Selasa, 10 September 2019      Decky      15 kali

Kewajiban Pelaporan LKPM Perusahaan Periode TW.III ( Juli-September) Paling Lambat 10 OKTOBER 2019

Berdasarkan data Penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang dilaporkan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM-RI), tercatat total realisasi investasi yang digelontorkan sebesar Rp 200,5 Triliun pada Triwulan II Tahun 2019. Realisasi investasi ini meningkat sebesar 13,7% dibandingkan  Triwulan II Tahun 2018.

Berdasarkan UU No 25 Tahun 2007 pasal 15 ditetapkan bahwa setiap penanam modal (pelaku usaha) berkewajiban untuk membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal dan menyampaikannya ke BKPM-RI. Hal ini bertujuan untuk memotret perkembangan investasi sejumlah daerah di Indonesia, tolak ukur perkembangan ekonomi di daerah, perkembangan realisasi penanaman modal yang dilakukan pelaku usaha, gambaran untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif didukung regulasi yang tidak berbelit-belit sekaligus mengetahui hambatan yang dialami perusahaan selama beroperasi, dan sebagai pedoman pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang bersifat strategis.


Syarat perusahaan yang wajib menyampaikan LKPM ialah perusahaan yang memiliki kegiatan usaha untuk setiap bidang usaha dan/atau lokasi dengan nilai investasi lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah), memiliki Nomor induk Berusaha (NIB), memiliki hak akses LKPM online, dan LKPM tersebut wajib dilaporkan paling lambat setiap tanggal 10 per-Triwulannya (3 bulan). Adapun teknis penyampaian LKPM telah diatur  dalam Peraturan BKPM-RI Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.

BKPM RI pada hari Senin (9/10/2019) telah mengeluarkan surat edaran bernomor 158/A.9/B.3/2019 yang ditunjukkan kepada Direksi Perusahaan PMDN maupun PMA mengenai kewajiban penyampaian LKPM periode Triwulan III (Juli-September) Tahun 2019 yang dimulai dari tanggal 1-10 Oktober 2019. Dimana dalam surat edaran tersebut, termuat kewajiban pelaporan LKPM yang harus disampaikan oleh perusahaan yang berproduksi komersial maupun belum berproduksi komersil, pelaporan LKPM wajib disampaikan dalam jaringan (daring) melalui SPIPISE (https://lkpmonline.bkpm.go.id) dengan menggunakan hak akses yang telah diberikan BKPM, dan bila Perusahaan PMA&PMDN bergerak lebih dari 1 bidang usaha dan tempat beroperasinya lebih dari 1 Kab/Kota wajib menyampaikan LKPMnya untuk masing-masing bidang usaha dan melaporkannya ke DPMPTSP Kab/Kota tempat perusahaan tersebut beroperasi.

Diharapkan Perusahaan PMA maupun PMDN bisa segera melaporkan LKPM nya ke BKPM-RI maupun ke DPMPTSP Provinsi/Kab/Kota di Triwulan III ini dalam rangka mengukur realisasi target investasi yang telah ditetapkan, tertib administrasi pelaporan realisasi investasi secara benar dan tepat waktu sekaligus membantu Pemerintah dalam menciptakan ekonomi yang berpengaruh signifikan pada kesejahteraan masyarakat.  

Kembali
Link Instansi Terkait