Senin, 09 September 2019      Decky      15 kali

FINTECH:INOVASI EKONOMI INDUSTRI 4.0

Hari Kamis (5/9/2019) DPMPTSP Provinsi Kaltim menghadiri acara Fintech Day 2019 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema “Membangun Industri Fintech Lending Terpercaya” di Ballroom Hotel Aston Kota Samarinda. Perkembangan Ekonomi Industri 4.0 saat ini berkembang cukup pesat sangat menuntut kreativitas dan inovasi. Salah satu inovasi dari ekonomi Industri 4.0 ialah Fintech (Financial technology). Fintech Lending atau pendanaan online adalah kegiatan pinjam meminjam uang secara langsung berbasis teknologi informasi (daring). Munculnya Fintech lending di Indonesia bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara online, membantu penggiat UKM untuk mendapatkan akses pendanaan tanpa syarat berbelit-belit dengan harapan UKM bisa naik kelas, dan menghubungkan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman secara langsung tanpa proses tatap muka. DPMPTSP Provinsi Kaltim berkesempatan mengikuti acara seminar ini diwakili oleh Pelaksana Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal Median Canserio,S.STP,M.Si.


Perkembangan Fintech di Provinsi Kalimantan Timur sendiri berjalan cukup pesat dimana berdasarkan data yang dipresentasikan hingga tanggal 31 Juli 2019, jumlah akumulasi rekening Borrower (penerima pinjaman) sebesar 122.552 (160,88%), data rekening Lender 4.435 (63,83%), dan penyaluran pinjaman sebesar 494,66 (132,63%). Besarnya prospek Fintech ini diharapkan menjadi peluang maupun kesempatan bagi Provinsi Kaltim untuk menggenjot potensi sektor usaha yang masih perlu dikembangkan terutama di sektor pertanian, peternakan,hingga retail kecil menengah. Dengan adanya Fintech juga membuat para pelaku usaha terutama di sektor UMKM dan IKM bisa menggenjot produksinya lebih maksimal lagi dengan adanya kucuran dana yang diberikan Borrower, memberdayakan kaum perempuan khususnya yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan, memberdayakan usaha-usaha produktif, pembiayaan ekonomi kreatif,dsb.

Namun ditengah maraknya pemberitaan negatif tentang Fintech saat ini, peserta acara perlu memahami pentingnya literasi sekaligus mitigasi risiko saat menggunakan fintech. OJK dalam presentasinya dalam acara ini memberikan kiat-kiat memahami penggunaan fintech kepada peserta seminar dengan harapan peserta seminar mendapatkan pemahaman, edukasi, sekaligus mendapatkaan manfaat positif dari keberadaan fintech.

Dukungan Pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika sudah diimplementasikan melalui perlindungan data pribadi, pemblokiran fintech illegal,dan menerapkan aturan main fintech bekerjasama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Kembali
Link Instansi Terkait