POTENSI & PELUANG INVESTASI
Potensi & Peluang Investasi Sektor Pertambangan
Kamis, 27 Februari 2014
artikel

SEPUTAR PERTAMBANGAN KALIMANTAN TIMUR


Kegiatan pertambangan di Kalimantan Timur mencakup pertambangan migas dan non-migas. Dari kegiatan tersebut, minyak bumi dan gas alam merupakan hasil tambang yang sangat besar pengaruhnya dalam perekonomian Kalimantan Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya, karena hingga kini kedua hasil tambang tersebut merupakan komoditi ekspor utama.

Perkembangan produksi batu bara misalnya, sejak tahun 2004 terus meningkat setiap tahunnya dan pada tahun 2012 produksi batubara telah mencapai 216.669.424 ton, atau meningkat 4,13% dibanding tahun 2011. Produksi pengilangan minyak untuk bahan bakar minyak premium pada tahun 2012 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya dari 14,28 juta barrel menjadi 14,34 juta barrel. Sedangkan produksi minyak tanah mengalami penurunan dari 7,37 juta barrel menjadi 6,99 juta barrel. Produksi Minyak Bumi mengalami penurunan dari 53,02 juta barrel menjadi 47,44 juta barrel pada tahun 2012. Demikian pula untuk produksi Gas Bumi pada tahun 2012 mengalami penurunan dari 911,53 juta MMBTU menjadi 822,23 juta MMBTU.

Listrik adalah komoditas penting bagi keberlangsungan sendi-sendi kehidupan manusia saat ini. Tanpa pasokan energi listrik, hampir dipastikan banyak dunia usaha, rumah tangga maupun sektor yang lain lumpuh karenanya. Sebagian besar sumber energi listrik di Provinsi Kalimantan Timur hingga saat ini masih dipasok oleh Perusahaan Umum Listrik Negara. Selama tahun 2012, tenaga listrik yang diproduksi sebesar 2.818.468,89 MWh, terjual 2.502.517,05 MWh, dipakai sendiri 46.149,65 MWh dan mengalami penyusutan sebesar 220.095,50 MWh.


1. Peluang Investiasi mengenai Prospek Investasi Pengembangan dan Pemanfaatan
Batubara Cair di Kalimantan Timur

Batubara , sebagai salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenwable) dapat diolah menjadi sumber energy baru. Berdasarkan kandungannya, batubara dapat diolah menjadi sumber energi baru melalui proses gasifikasi atau proses liquifikasi. Salah satu hasil proses gasifikasi batubara adalah Coal Bed Methane (CBM). CBM saat ini telah banyak digunakan oleh industri, rumah tangga dan bahkan telah dikembangkan untuk menjadi bahan bakar pembangkit tenaga listrik. Sementara untuk produk yang dihasilkan dari proses pencarian batubara (liquefaction coal) adalah berupa bahan bakar minyak (bbm).

Kalimantan Timur dengan cadangan batubara yang relatif besar, sangat memungkinkan untuk menghasilkan bahan bakar minyak pengganti (sumber energy alternatif) dengan memanfaatkan teknologi pencairan batubara untuk menjadi bahan bakar minyak (bbm)

Berdasarkan hasil perhitungan financial, usaha batubara cair layak dilaksanakan jika ada diversifikasi produk (tidak hanya memproduksi satu jenis produk) dan jaminan harga produk diatas harga yang berlaku. Kajian ini masih perlu diteliti lanjut dengan berbagai variasi kapasitas produksi dan jenis produk yang dihasilkan serta harga jual produk.

Download Kajian Selengkapnya Disini


2. Penyusunan Kajian Peluang Investasi Di Lahan Eks Tambang

Pertambangan di Provinsi Kalimantan Timur terdiri dari beberapa macam yang meliputi diantaranya tambang emas, tambang minyak dan tambang batubara. Areal pertambangan yang berkembang cukup pesat dan mengalami perluasan area eksplorasi di wilayah Kalimantan Timur adalah tambang batubara setelah era penebangan hutan dan industri perkayuan. Berdasarkan data yang di peroleh dari dinas Pertambangan dan Energi Provinsi  Kalimantan Timur, konsesi lahan tambang batu bara yang sedang dieksploitasi hingga tahun 2009 ± 281.953  ha ha. Sedangkan menurut hasil analisis data menggunakan data citra landsat tahun 2010 menunjukan bahwa luas Lahan tambang batubara hanya sekitar 80,727 ha. Perbedaan luas tersebut terjadi akibat tampilan yang terdeteksi oleh citra landsat hanya lahan tambang batubara yang masih\terbuka, sedangkan yang mengalami revegetasi hasil reklamasi sulit dipisahkan dengan Landuse/landcover lainya seperti semak belukar.

Proses kegiatan pertambangan batubara diwilayah Provinsi Kalimantan Timur yang menggunakan teknik penambangan terbuka (open pit mining) dengan metode gali- isi kembali (Back fillings method) yang tidak di lakukan proses metode gali-isi Lubang-lubang pada permukaan tanah, berdasarkan data dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Timur (2011) jumlah lubang (void) pada permukaan tanah dari sisa dari kegiatan proses penambangan batubara  mencapai luasan sebesar 860,36 Ha, jumlah void dari hasil kegiatan proses penambangan pada beberapa perusahaan yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dapat dilihat pada Tabel 2.1 jumlah dan luas void untuk perusahaan PKP2B.

Lahan bekas tambang batu bara di wilayah Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan perluasan wilayah areal penambangan, berdasarkan data statistik pertambangan menunjukan bahwa produksi batubara meningkat tajam dari 50,33 juta ton pada tahun 1996 menjadi 173,93 juta ton pada tahun 2007 . penyebaran Utama di beberapa provinsi di Sumatra dan Kalimantan, diantaranya Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga perlu dilakukanya identifikasi, karakteristik dan evaluasi potensi lahan bekas tambang. Sebgai rekomendasi untuk pemanfaatan lahan- Lahan potensial yang dapat digunakan untuk usaha ekonomi lainya. Sebagian besar pemanfaatan lahan eks tambang di Kalimantan Timur digunakan sebagai  areal pertanian dan sebsektor peternakan dalam rangka program ketahanan pangan dan Program swasembada daging 2014 yang dilakukan melalui desk study (data atau peta satuan lahan/tanah) yang berguna untuk menentukan arahan pemanfaatanya dibidang agribisnis dan verifikasi lapangan yang bertujuan memeriksa kebenaran hasil analisa Yang telah dilakukan pada tahapan desk study, diverifikasi berdasarkan keadaan potensi lahan dan aksesibilitas lokasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi pada lahan eks tambang di Provinsi Kalimantan Timur baik di sektor perikanan dan peternakan dinilai layak (feasible) dan menguntungkan untuk diusahakan. Para investor tidak perlu ragu menanamkan modalnya untuk investasi dibidang ini, karena dari aspek teknis maupun ekonomis dukungan pemerintah daerah setempat akan memudahkan pada investor melakukan investasi.

Download Kajian Selengkapnya Disini


3. Pra Studi Kelayakan Pengembangan Investasi Pembangkit Listrik
Berbasis Gas Metana Batubara Di Provinsi Kalimantan Timur

Tenaga listrik merupakan kebutuhan yang mendasar untuk berbagai aktivitas masyarakat, oleh karena itu tenaga listrik sangat penting dan strategis bagi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat pada umumnya serta untuk mendorong peningkatan dan penguatan kegiatan ekonomi domestik pada khususnya.

Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Timur dipasok oleh satu sistem interkoneksi melalui jaringan transmisi 150 kV yaitu Sistem Mahakam dan beberapa sistem terisolasi, yaitu Sistem Nunukan, Sangata, Petung, Long Ikis, Bulungan, Tanjung Redeb, Bontang, Tanah Grogot, Malinau, Kota Bangun, Melak, Kerang, Muara Komam, Sebatik, Tanjung Selor, Batu Sopang, dan Tanjung Aru.

Dari 18 sistem yang memasok tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Timur, 14 sistem (Sistem Interkoneksi Mahakam, Nunukan, Long Ikis, Bulungan, Tanjung Redeb, Bontang, Malinau, Kota Bangun, Melak, Kerang, Muara Komam, Sebatik, Batu Sopang, dan Tanjung Aru) berada dalam kondisi “Surplus”, dan 4 sistem lainnya (Sistem Sangata, Petung, Tanah Grogot, dan Tanjung Selor) berada pada kondisi “Defisit”.

Salah satu sumber daya gas bumi yang dapat memenuhi kebutuhan energi adalah coal bed methane (CBM) atau gas metana batubara. Gas hidrokarbon yang teradsorpsi di batubara ini sudah banyak diproduksi di dunia sebagai salah satu alternatip sumber energi.

Download Kajian Selengkapnya Disini


go invest! Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur merupakan lembaga teknis yang menjadi unsur penunjang pemerintah provinsi dan memiliki tugas dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dibidang promosi dan investasi.
KONTAK DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Basuki Rachmat No. 56
Samarinda 75125, INDONESIA
Telp : +62-541 743235
Fax : +62-541 736446
e-mail 1 : humas@bppmd.kaltimprov.go.id
e-mail 2 : humas.bppmdkaltim@gmail.com
http://dpmptsp.kaltimprov.go.id
0.0063