POTENSI & PELUANG INVESTASI
Potensi & Peluang Investasi Sektor Jasa
Kamis, 27 Februari 2014
artikel

1. Jalan Raya
Jalan merupakan prasarana pengangkutan yang penting untuk memperlancar kegiatan perekonomian. Makin meningkatnya usaha pem-bangunan menuntut pula peningkatan pembangunan jalan guna memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar lalu lintas barang dari satu daerah ke daerah lain. Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2012 mencapai 2.118,17 km. Panjang jalan di bawah wewenang Provinsi 1.762,07 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 197.286,06 km.

2. Angkutan Darat
Untuk memenuhi transportasi darat, kendaraan angkutan utama yang harus tersedia adalah kendaraan bermotor. Menurut data yang dikeluarkan oleh Kepolisian Negara RI Daerah Kalimantan Timur pada tahun 2012, jumlah kendaraan bermotor sebanyak 2.072.764 buah dengan jumlah terbesar terdapat di Kota Samarinda (27,45 persen).

Dilihat dari jenis kendaraan untuk mobil penumpang pada tahun 2012 jumlah terbanyak adalah jenis Station Wagon yaitu 54.541 unit. Untuk jenis kendaraan mobil barang terbanyak adalah kendaraan jenis pick up sebanyak 76.043 sedangkan jenis mobil bus terbanyak jenis mini/microbus sebanyak 21.780 unit. Jenis kendaraan sepeda motor yang terbanyak jenis Sepeda Motor Solo sebanyak 1.682.004 unit. Pada tahun 2012 jumlah kecelakaan lalu lintas menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu dari 1.440 menjadi 1.410. Akan tetapi jumlah kerugian material dan korban mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jumlah kecelakaan tertinggi terjadi di Kota Balikpapan yang mencapai 18,87 persen dari total kecelakaan di Provinsi Kalimantan Timur.

3. Angkutan Laut
Lalu lintas kapal antar pulau tahun 2012 melalui lebih dari lima belas pelabuhan yang ada di wilayah Kalimantan Timur. Kapal tiba sebanyak 28.044 kapal dengan jumlah penumpang sebanyak 531.289 orang dan kapal berangkat 28.130 kapal dengan jumlah penumpang 494.985 orang. Bila diamati dari lalu lintas kapal maka terbesar melalui pelabuhan di Samarinda, namun bila diamati dari lalu lintas penumpang terbesar melalui pelabuhan Balikpapan.

4. Angkutan Udara
Sektor perhubungan udara selain dominan dalam melaksanakan mobilitas manusia dari suatu tempat ke tempat lain, juga merupakan salah satu sektor yang terkait erat dengan sektor pariwisata dalam mendukung perjalanan wisatawan ke suatu tempat. Saat ini, transportasi melalui udara sangat memegang peranan penting. Di Kalimantan Timur, dimana di beberapa daerah merupakan daerah pengeboran minyak, batubara dan lainnya, memerlukan mobilitas angkutan udara yang tinggi antar daerah terutama untuk tujuan Jakarta. Dengan demikian, fungsi transportasi udara untuk kegiatan tersebut sangat vital. Di Kalimantan Timur, terdapat 16 Pelabuhan Udara seperti Sepinggan Balikpapan, Temindung Samarinda, Juata Tarakan, Kalimarau Berau, Nunukan dan Tanjung Harapan Bulungan. Bandar Udara Internasional Balikpapan, pada tahun 2012 ini telah memberangkatkan dan menurunkan penumpang paling banyak. Pada tahun 2012 telah memberangkatkan sebanyak 2,99 juta lebih penumpang dan telah menurunkan sekitar 3,08 juta penumpang.

5. Air Minum
Jumlah perusahaan air minum pada tahun 2011 tidak mengalami perubahan dan semuanya berstatus sebagai perusahaan milik pemerintah (14 buah). Kapasitas Produksi Potensial yang dihasilkan meningkat dibanding tahun sebelumnya dari 6.009 liter/detik menjadi 6.359 liter/detik. Sementara itu, kapasitas produksi efektif juga meningkat dari 5.205 liter/detik menjadi 5.865 liter/detik, sehingga berpengaruh terhadap efektifitas produksi dari 86,62 persen menjadi 92,23 persen.


Kajian Keunggulan Kalimantan Timur Dalam Menarik Investasi

Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu Provinsi terluas memiliki potensi sumberdaya alam melimpah dimana sebagian besar potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Sumberdaya alam dan hasil-hasilnya sebagian besar diekspor keluar negeri, sehingga Provinsi ini merupakan penghasil devisa utama bagi negara, khususnya dari sektor Pertambangan, Kehutanan dan hasil lainnya.

Kalimantan Timur memiliki obyek wisata yang beragam, yang terdiri dari Wisata Bahari, Pantai, Pegunungan, Goa, Hutan Raya, Hutan Lindung, Sungai, Laut, Danau, Daerah Aliran Sungai, Petualangan dan Wisata Alam Buatan. Wisata ini terdapat disepanjang pesisir Kalimantan Timur, yang sudah berkembang adalah di Kabupaten Berau yang terletak di Kecamatan  Tanjung Batu Kepulauan Derawan. Untuk wisata pantai yang sudah dikelola terletak di Kota Balikpapan, Kota Tarakan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Bulungan.

Terdapat 8 (delapan) jenis klaster kawasan industri di Provinsi Kalimantan Timur yang hingga saat ini terus dibangun dan dikembangkan untuk mendukung upaya percepatan transformasi ekonomi.

Adapun 8 (delapan) kawasan industri yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Kawasan Industri Kariangau
  2. Kawasan Industri Jasa dan Perdagangan Kota Samarinda dan Kukar
  3. Kawasan Industri Berbasis Migas dan Kondensat Kota Bontang
  4. Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Maloy
  5. Kawasan Industri Pariwisata Kepulauan Derawan
  6. Kawasan Industri Pertanian Kabupaten Paser dan PPU
  7. Kawasan Industri Pertanian Kukar dan Kubar
  8. Kawasan Strategis Perbatasan Mahakam Ulu

Download Kajian Selengkapnya Disini


go invest! Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur merupakan lembaga teknis yang menjadi unsur penunjang pemerintah provinsi dan memiliki tugas dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dibidang promosi dan investasi.
KONTAK DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Basuki Rachmat No. 56
Samarinda 75125, INDONESIA
Telp : +62-541 743235
Fax : +62-541 736446
e-mail 1 : humas@bppmd.kaltimprov.go.id
e-mail 2 : humas.bppmdkaltim@gmail.com
http://dpmptsp.kaltimprov.go.id
0.0054