POTENSI & PELUANG INVESTASI
Potensi & Peluang Investasi Sektor Pertanian
Kamis, 27 Februari 2014
artikel

SEKILAS PERTANIAN KALIMANTAN TIMUR


Perkembangan luas panen, produksi padi serta hasil per hektar di Kalimantan Timur pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Secara riil luas panen padi naik dari 140.215 ha pada tahun 2011 menjadi 142.573 ha pada tahun 2012. Kemudian untuk hasil per hektarnya meningkat menjadi 39,42 kuintal per hektar. Daerah kabupaten/kota yang memiliki luas panen dan produksi padi (sawah + ladang) terbesar adalah Kabupaten Kutai Kartanegara. Luas panen padi di kabupaten ini mencapai 41.247 ha dengan produktivitas 49,06 kw/ha sehingga produksi padi yang dicapai sebesar 202.338 ton pada tahun 2012. Ini berarti 36,01 persen produksi padi di Kalimantan Timur dihasilkan oleh Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan untuk jenis padi sawah produksi dari Kutai Kartanegara mencapai 45,35 persen dari total padi sawah Kalimantan Timur.

Tanaman palawija di Kalimantan Timur antara lain jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau. Tahun 2012 hampir semua komoditi palawija tersebut mengalami peningkatan luas panen, kecuali tanaman ubi Jalar. Pada jenis tanaman sayur-sayuran yang perkembangannya sangat berfluktuasi, sebagian besar mengalami penurunan, baik produksi total maupun produksi per hektarnya. Jenis tanaman sayuran yang terbanyak dihasilkan di provinsi ini adalah ketimun dan Kangkung yang produksinya masing-masing mencapai 15.324 ton dan 13.068 ton pada tahun 2012. (sumber: Kalimantan Timur dalam Angka 2013)


1. Kawasan Budidaya Pertanian Berbasis Padi

Pertanian merupakan salah satu sektor yang paling tahan dan elastis terhadap fluktuasi ekonomi internasional. Disaat investasi, manufaktur dan indikator moneter kolaps, sektor pertanian tetap elastis karena kebutuhan dan aksesibilitasnhya yang relatif mudah menjadi pokok utama ekonomi rakyat.

Kondisi pembangunan pertanian di Indonesia saat ini adalah dalam kerangka revitalisasi pertanian, perikanan dan kelautan yang diupayakan melalui program Panca Yasa. Program ini terdiri atas : pembangunan/perbaikan infrastruktur pertanian, penguatan kelembagaan petani, revitalisasi  tenaga penyulu pertanian, perbaikan aksesibilitas petani ke sistem pembiayaan, menyempurnakan sistem pasar produk-produk pertanian yang menguntungkan petani, maka kebijakan pembangunan pertanian kini tidak hanya berorientasi pada produksi melainkan diarahkan pada kesejahteraan petani melalui pengelolaan skala besar  yang  terintegrasi dengan industri.

Wilayah Kalimantan Timur seperti Kabupaten Penajam Paser Utara, kabupaten Kutai Kartanegara, Paser memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Para investor tidak perlu ragu menanamkan modalnya untuk berinvestasi dibidang ini, karena dari aspek teknis dan ekomonis serta dukungan pemerintah daerah setempat yang kuat akan memudahkan usaha industri pertanian berbasis padi yang terintegrasi dengan industri pengolahan.

Download Kajian Selengkapnya Disini


2. Kajian Keunggulan Kalimantan Timur Dalam Menarik Investasi

Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu Provinsi terluas memiliki potensi sumberdaya alam melimpah dimana sebagian besar potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Sumberdaya alam dan hasil-hasilnya sebagian besar diekspor keluar negeri, sehingga Provinsi ini merupakan penghasil devisa utama bagi negara, khususnya dari sektor Pertambangan, Kehutanan dan hasil lainnya.

Kalimantan Timur memiliki obyek wisata yang beragam, yang terdiri dari Wisata Bahari, Pantai, Pegunungan, Goa, Hutan Raya, Hutan Lindung, Sungai, Laut, Danau, Daerah Aliran Sungai, Petualangan dan Wisata Alam Buatan. Wisata ini terdapat disepanjang pesisir Kalimantan Timur, yang sudah berkembang adalah di Kabupaten Berau yang terletak di Kecamatan  Tanjung Batu Kepulauan Derawan. Untuk wisata pantai yang sudah dikelola terletak di Kota Balikpapan, Kota Tarakan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Bulungan.

Terdapat 8 (delapan) jenis klaster kawasan industri di Provinsi Kalimantan Timur yang hingga saat ini terus dibangun dan dikembangkan untuk mendukung upaya percepatan transformasi ekonomi.

Adapun 8 (delapan) kawasan industri yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Kawasan Industri Kariangau
  2. Kawasan Industri Jasa dan Perdagangan Kota Samarinda dan Kukar
  3. Kawasan Industri Berbasis Migas dan Kondensat Kota Bontang
  4. Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Maloy
  5. Kawasan Industri Pariwisata Kepulauan Derawan
  6. Kawasan Industri Pertanian Kabupaten Paser dan PPU
  7. Kawasan Industri Pertanian Kukar dan Kubar
  8. Kawasan Strategis Perbatasan Mahakam Ulu

Download Kajian Selengkapnya Disini

 


3. Kajian Peluang Investasi Provinsi Kalimantan Timur (Singkong Gajah, Limbah Sawit dan Kelapa Dalam)

Krisis energi di Indonesia sudah mulai menunjukkan gejalanya. Pada 2015 diperkirakan Indonesia kekurangan pasokan minyak dan gas 2,4-2,5 juta BOEPD. "Kalau tidak ada penemuan cadangan baru sekitar 11-12 tahun lagi, Indonesia akan kehabisan oil and gas dan jadi net importer.

Pengembangan bioenergi yang dalam hal ini merupakan pengembangan energi yang berasal dari bahan-bahan nabati, seperti jarak, kelapa sawit, tebu, singkong, jagung, dan lain-lain, serta biomassa. Produk bioenergi dapat berupa bahan bakar padat nabati, bahan bakar nabati cair, bahan bakar gas nabati dan bio-listrik.

Meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh kalangan masyarakat, tidak hanya menimbulkan permasalahan, namun juga memberikan peluang bisnis baru bagi para produsen energi alternatif. Beragam penelitian pun mulai dikembangkan untuk mendapatkan sumber energi pengganti yang harganya relatif lebih murah dan pastinya ramah bagi lingkungan sekitar; sebut saja bioetanol singkong gajah yang kini mulai dikembangkan diberbagai belahan dunia sebagai pengganti bahan bakar minyak.

Download Kajian Selengkapnya Disini


go invest! Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur merupakan lembaga teknis yang menjadi unsur penunjang pemerintah provinsi dan memiliki tugas dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dibidang promosi dan investasi.
KONTAK DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur
Jl. Basuki Rachmat No. 56
Samarinda 75125, INDONESIA
Telp : +62-541 743235
Fax : +62-541 736446
e-mail 1 : humas@bppmd.kaltimprov.go.id
e-mail 2 : humas.bppmdkaltim@gmail.com
http://dpmptsp.kaltimprov.go.id
0.0295